Ketua MGBK MA Nasional Hadiri Konvensi Nasional dan Kongres XXV ABKIN di Jakarta
Jakarta (Humas), Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling Madrasah Aliyah (MGBK MA) Nasional, Siti Kulsum, mengikuti rangkaian Konvensi Nasional dan Kongres XXV Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) yang diselenggarakan di Jakarta pada 16–18 September 2026.
Kegiatan nasional tersebut menjadi ruang strategis bagi akademisi, praktisi, pengurus organisasi profesi, serta guru Bimbingan dan Konseling dari berbagai wilayah Indonesia untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan profesi dan peningkatan mutu layanan Bimbingan dan Konseling.
Keikutsertaan Ketua MGBK MA Nasional dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus membangun jejaring profesional serta memperkuat keterhubungan antara layanan Bimbingan dan Konseling di madrasah dengan perkembangan keilmuan, kebijakan pendidikan, dan organisasi profesi pada tingkat nasional.
“Konvensi dan Kongres ABKIN menjadi momentum penting bagi kami untuk memperluas kolaborasi dan memastikan bahwa aspirasi serta kebutuhan Guru BK madrasah ikut hadir dalam pembicaraan mengenai masa depan profesi Bimbingan dan Konseling di Indonesia,” ujar Siti Kulsum.
Selain menjadi forum pertukaran pemikiran dan pengalaman profesional, Kongres XXV ABKIN juga melaksanakan agenda organisasi, termasuk pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar ABKIN. Melalui proses kongres, Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., M.Pd. terpilih sebagai Ketua Umum PB ABKIN untuk periode kepengurusan berikutnya.
MGBK MA Nasional menyampaikan selamat atas terpilihnya Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., M.Pd. sebagai Ketua Umum PB ABKIN. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat posisi dan kontribusi ABKIN dalam pengembangan keilmuan, peningkatan kompetensi konselor dan Guru BK, penguatan perlindungan profesi, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
MGBK MA Nasional juga berharap sinergi antara ABKIN dan komunitas Guru BK madrasah dapat terus dikembangkan, khususnya dalam peningkatan kompetensi Guru BK, penguatan layanan yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik, serta pengembangan program Bimbingan dan Konseling yang selaras dengan karakteristik dan kebijakan pendidikan madrasah.
Partisipasi dalam Konvensi Nasional dan Kongres XXV ABKIN ini sekaligus menegaskan kesiapan MGBK MA Nasional untuk terlibat aktif dalam agenda-agenda profesional, akademik, dan kebijakan yang mendukung kemajuan Bimbingan dan Konseling di Indonesia. (SK)
